Misteri Bola-Bola Hitam

                                     Misteri Bola-Bola Hitam

klik66 - Seorang ibu meninggal ketika melahirkan anak laki-laki satu-satunya. Sepeninggal ibunya, anak laki-laki itu kemudian diasuh oleh ayahnya dengan penuh kasih sayang.

Kemudian sang anak masuk SD layaknya anak-anak pada umumnya. Suatu hari dia akan berulang tahun dan sang ayah bertanya tentang hadiah ulang tahunnya. 

“Kamu mau mainan untuk kado ulang tahun nanti?” tanya sang ayah.

“Tidak ayah, aku mau bola hitam aja,” jawab sang anak.

Mendengar permintaan anaknya, si ayah dengan senang hati mengabulkan permintaan itu. Sang anak mendapatkan bola hitam sebagai hadiah ulang tahun.

Sekarang sang anak sudah masuk SMP dan lagi-lagi dia akan berulang tahun. Teman-teman sekolahnya sudah memiliki sepeda untuk bersekolah, tetapi tidak dengannya.

Melihat kondisi ini sang ayah memutuskan menawarinya sepeda sebagai hadiah. Sang anak menolak dengan halus. Ia bilang, “Tidak perlu ayah. Aku masih bisa berjalan kaki ke sekolah. Aku hanya mau hadiah bola hitam saja, toh lebih murah.”

Sang ayah mengabulkan permintaan anak dan merasa terharu.

klik66 - Sang anak beranjak dewasa, ia sudah SMA. Seluruh teman sekolahnya punya tablet untuk belajar. Tapi, sang anak tidak. Hal itu membuat sang ayah tergerak menghadiahi tablet saat ulang tahun.

Tidak disangka-sangka, jawaban anak masih konsisten. “Aku masih bisa belajar tanpa tablet itu. Lagi pula tablet mahal harganya. Sebagai gantinya, belikan aku bola hitam saja, Ayah,” demikian kata sang anak.

Sebagai orang tua tunggal yang baik, sang ayah hanya bisa mengabulkan.

Suatu hari sang anak sedang berlibur sebelum masuk kuliah. Ia mengalami kecelakaan ketika sedang berlibur sehingga buru-buru dibawa ke rumah sakit. Kondisinya kritis dan sang ayah merasa sedih karenanya.

klik66 - Nak, kondisimu kritis. Hanya mukjizat yang bisa menyelamatkanmu. Apa yang kamu inginkan di sisa hidupmu?” tanya sang ayah sambil menahan air mata.

“Aku tidak ingin apa-apa, Ayah. Tapi, kalau kau memaksa, aku menginginkan bola hitam,” pinta sang anak.

Mendengar jawaban anaknya, sang ayah terperanjat. Karena masa hidup anaknya tipis, sang ayah akan mengabulkannya. Tapi, sebelum mengabulkan permintaan itu, sang ayah bertanya.

“Nak, memangnya ada apa dengan bola hitam? Kenapa kamu selalu meminta ini ketika berulang tahun?”

Belum sempat menjelaskan, sang anak sudah dipanggil Yang Maha Kuasa. Sang ayah tidak berhasil mengetahui maksud di balik permintaan bola hitam.

Sejak itu, cerita ini disebut “Misteri Bola-Bola Hitam”.


 

Comments